logologologo
  • Beranda
  • Tentang
    • Tentang Kami
    • Visi Misi
  • Kisah Hidup
    • Video
    • Kisah Hidup ( Cerita )
      • Kisah Hidup : Depresi
  • Bahan
    • Umum
    • Schizophrenia
    • Schizo Affective Disorder
    • Bipolar Disorder
    • PANS Disorder
    • Borderline Personality Disorder
    • Anosognosia
  • Artikel
    • Anxiety and Stress
    • Autism
    • Anosognosia
    • Eating Disorder
    • General Knowledge
    • Indonesia
    • Kisah Hidup
    • OCD
    • Psychosis
    • Schizophrenia
    • Sleep Disorder
    • Smoking
    • Substance Abuse
    • Suicide
    • Treatments
  • Link Bantuan
  • Beranda
  • Tentang
    • Tentang Kami
    • Visi Misi
  • Kisah Hidup
    • Video
    • Kisah Hidup ( Cerita )
      • Kisah Hidup : Depresi
  • Bahan
    • Umum
    • Schizophrenia
    • Schizo Affective Disorder
    • Bipolar Disorder
    • PANS Disorder
    • Borderline Personality Disorder
    • Anosognosia
  • Artikel
    • Anxiety and Stress
    • Autism
    • Anosognosia
    • Eating Disorder
    • General Knowledge
    • Indonesia
    • Kisah Hidup
    • OCD
    • Psychosis
    • Schizophrenia
    • Sleep Disorder
    • Smoking
    • Substance Abuse
    • Suicide
    • Treatments
  • Link Bantuan
  • Beranda
  • Tentang
    • Tentang Kami
    • Visi Misi
  • Kisah Hidup
    • Video
    • Kisah Hidup ( Cerita )
      • Kisah Hidup : Depresi
  • Bahan
    • Umum
    • Schizophrenia
    • Schizo Affective Disorder
    • Bipolar Disorder
    • PANS Disorder
    • Borderline Personality Disorder
    • Anosognosia
  • Artikel
    • Anxiety and Stress
    • Autism
    • Anosognosia
    • Eating Disorder
    • General Knowledge
    • Indonesia
    • Kisah Hidup
    • OCD
    • Psychosis
    • Schizophrenia
    • Sleep Disorder
    • Smoking
    • Substance Abuse
    • Suicide
    • Treatments
  • Link Bantuan

Memahami Diagnosa Anda

July 11, 2023 by editorialteam Treatments 0 comments

Didiagnosa dengan Gangguan Kesehatan Mental

Tidak seperti penyakit diabetes atau kanker, belum ada tes medis yang dapat menyediakan diagnosa perihal adanya gangguan kesehatan mental. Namun demikian, menerima satu diagnosis adalah langkah bermanfaat untuk mendapatkan perawatan efektif dan meningkatkan kualitas hidup Anda. 

MENGERTI DIAGNOSA ANDA

Mengerti Diagnosa Anda

Beberapa orang dengan kondisi Gangguan Kesehatan Mental mengalami kelegaan dan harapan saat menerima diagnosa. Orang lain mungkin merasa diagnosa itu “hanyalah sekadar kata-kata”.

Anda bahkan mungkin merasakan gejolak berbagai perasaan seketika itu — lega karena dapat mengetahui hal yang selama ini mengganggu Anda, diiringi rasa takut dan amarah karena ternyata Anda mengalami gangguan kesehatan mental. Anda mungkin merasa bahwa diagnosa yang Anda terima dapat mengakibatkan pandangan yang negatif atau merugikan dan mungkin tidak mau menerimanya, namun mendapatkan diagnosa adalah langkah penting untuk mendapatkan pengobatan yang efektif dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Mendapatkan Sebuah Diagnosa

Tidak seperti diabetes atau kanker, tidak ada tes medis yang dapat memberikan diagnosa bagi gangguan kesehatan mental. Seorang tenaga ahli kesehatan (dokter) dapat melakukan berbagai cara dalam mengevaluasi termasuk melakukan pemeriksaan fisik dan proses pemantauan yang panjang untuk menyingkirkan setiap alasan kondisi medis yang mungkin mendasari timbulnya gejala tersebut.

Setelah berbagai alasan kondisi medis lain disingkirkan, orang tersebut dapat dirujukkan ke ahli kesehatan mental (psikiater, psikolog, konselor) yang akan menggunakan Panduan Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, edisi kelima (DSM-5), untuk mendapatkan diagnosa. DSM-5, yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association mencantumkan daftar kriteria yang menguraikan berbagai perasaan, gejala, dan perilaku selama suatu periode waktu tertentu sebagai syarat resmi agar seseorang dapat didiagnosa mengalami suatu gangguan kesehatan mental.

Pentingnya Sebuah Diagnosa

Seorang tenaga ahli medis menentukan diagnosa dengan mewawancarai Anda tentang riwayat gejala Anda. Terkadang seorang dokter memerlukan beberapa tes medis untuk menyingkirkan kemungkinan gangguan fisik, tetapi kita tidak dapat menilai kesehatan mental melalui tes darah ataupun data biometrik lainnya. Sebaliknya, para dokter menggunakan pengalaman mereka untuk menentukan bagaimana kombinasi berbagai gejala yang Anda alami bersesuaian dengan apa yang kita ketahui tentang kesehatan mental.

Diagnosa adalah alat penting untuk Anda dan dokter Anda. Dokter dan terapis menggunakan diagnosa untuk memberi tahu Anda tentang pilihan pengobatan dan berbagai risiko jangka panjang bagi kesehatan Anda.

Alasan lain mengapa diagnosa penting adalah sebagai informasi bagi perusahaan asuransi kesehatan bahwa Anda memiliki kondisi yang memerlukan perawatan medis. Diagnosa dokter juga diperlukan untuk memenuhi syarat demi mendapatkan dukungan Jaminan Sosial bagi penyandang gangguan fisik dan mental ataupun untuk mendapatkan pekerjaan di bawah perlindungan Undang-Undang Penyandang Gangguan Fisik dan Mental (Disabilitas) Amerika.

Meskipun Anda mengetahui nama berbagai gejala yang Anda alami, hal itu tidak serta-merta meredakan berbagai gejala tersebut, setidaknya hargailah diri Anda karena telah melangkah maju untuk mendapatkan perawatan dan melindungi hak-hak Anda.

Apa langkah selanjutnya

Anda boleh jadi sudah mempelajari sebanyak-banyaknya yang dapat diketahui tentang gangguan kesehatan mental, atau Anda mungkin baru pertama kali mengetahui topik ini. Dalam kedua kasus tersebut, diagnosa adalah titik awal yang baik untuk mempelajari lebih lanjut.

Ketika dokter Anda menjelaskan tentang kondisi Anda, catat agar Anda dapat mempelajari lagi diagnosa Anda tersebut. Minta dokter Anda untuk merekomendasikan beberapa buku dan situs web yang dapat memberikan informasi tambahan. Ketika Anda membaca tentang kondisi Anda, Anda mungkin menemukan bahwa dalam beberapa hal ada yang cocok dan ada beberapa hal lain yang tidak cocok dengan gejala-gejala yang Anda alami. Ini adalah normal.

Fokus untuk mempelajari berbagai gejala dan beragam perawatan. Anda mungkin menemukan berbagai prognosa (perkiraan) yang mengecilkan hati tentang pandangan bahwa gangguan kesehatan mental yang serius tidak mungkin “disembuhkan”. Namun, dengan pengobatan Anda dapat mengurangi atau menghilangkan gejala-nya. Diagnosa adalah pintu gerbang menuju perawatan yang baik, bukan suatu keputusan tentang hukuman penjara seumur hidup.

Jika Anda belum menemukan kelompok pendukung, inilah saat yang tepat untuk menjangkau orang-orang lain dengan kondisi seperti yang Anda alami. Kelas dan kelompok diskusi Peer-to-Peer C4OMI (NAMI) dapat memberikan dorongan dan saran dari orang-orang yang bisa menjalani hidup dengan baik walau mereka memiliki Gangguan Kesehatan Mental.

Bagaimana jika Anda Tidak Setuju dengan Diagnosa Anda?

Setelah membaca tentang kondisi Anda, Anda mungkin memiliki beberapa pertanyaan kepada dokter Anda. Bagaimana penjelasannya bahwa berbagai gejala Anda ini cocok dengan diagnosa tersebut ketimbang diagnosa lainnya? Tidak bisakah hal itu merupakan sesuatu yang berbeda? Bagaimana jika ternyata hal itu adalah suatu gangguan fisik atau suatu kesalahpahaman?

Penting untuk meyakini bahwa dokter Anda telah mempertimbangkan semua kemungkinan. Namun, jika Anda tidak setuju dengan penilaiannya, jangan langsung berhenti berkonsultasi dengannya. Dokter Anda sudah memahami gejala Anda, dan diagnosa hanyalah alat untuk membantu Anda dan dokter menangani gejala tersebut. Jika memungkinkan, ada baiknya tetap bertahan dengan dokter yang sudah mengenal Anda.

Pertimbangkanlah apakah Anda dapat bekerja sama dengan dokter ini, bukan apakah Anda memercayai diagnosanya. Ketika Anda mendiskusikan kekhawatiran Anda, apakah dokter Anda mendengarkan Anda? Apakah dia berusaha menjawab pertanyaan Anda? Apakah dokter Anda menunjukkan rasa simpati? Apakah dia memahami tujuan Anda? Perawatan apa yang dia rekomendasikan untuk membantu Anda mencapai tujuan tersebut?

Pertimbangkan apakah Anda bisa “setuju untuk suatu perbedaan pendapat” tentang diagnosa yang tepat, sambil menyepakati untuk mencoba anjuran dokter untuk suatu jangka waktu tertentu.

Mengevaluasi kembali Sebuah Diagnosa

Suatu diagnosa hanyalah sebaik pengobatan yang dihasilkannya. Apakah Anda merasa yakin dengan diagnosa Anda atau tidak, yang penting adalah untuk Anda sewaktu-waktu mengevaluasinya kembali.

Setelah menjalani perawatan untuk sementara waktu, Anda dan dokter Anda harus bersama-sama membahas kemajuan Anda. Pertimbangkan sejauh mana pengobatan membantu mengatasi kondisi Anda, atau jika tampaknya tidak memberikan hasil. Jika pengobatan tidak cukup memberikan hasil, pilihan pengobatan lain dapat dipertimbangkan ataupun mengubah diagnosa-nya.

Seorang tenaga ahli kesehatan mental membuat diagnosa terbaik sesuai dengan informasi yang mereka miliki. Seiring waktu, saat Anda bekerja sama, dia akan mengamati Anda, mendengarkan Anda, dan mengumpulkan informasi baru untuk membantu menyempurnakan diagnosa Anda. Diagnosa Anda adalah awal dari penyelidikan tentang bagaimana membuat hidup Anda lebih baik.


Diterjemahkan dari: www.nami.org

Alamat situs: https://www.nami.org/Your-Journey/Individuals-with-Mental-Illness/Understanding-Your-Diagnosis

Judul asli artikel: Individuals with Mental Illness / Understanding Your Diagnosis

Penterjemah: Lily Efferin

Prev
Next

Related Posts

APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA MENGALAMI KRISIS
July 11, 2023

Ketika Anda hidup dengan kondisi Gangguan Kesehatan Mental, otak dan tubuh Anda...

Learn more
Memahami Diagnosa Anda
July 11, 2023

Tidak seperti penyakit diabetes atau kanker, belum ada tes medis yang dapat...

Learn more
MENGELOLA STRESS
August 11, 2023

Setiap orang mengalami stres. Terkadang, hal itu dapat membantu Anda fokus dan...

Learn more
PENDEKATAN PELENGKAP UNTUK KESEHATAN
June 27, 2023

PENDEKATAN PELENGKAP UNTUK KESEHATAN  Metode pengobatan (dan termasuk...

Learn more
We educate, support, alongside and advocate.

Contact Us

Bandung

C4OMI.Indonesia@gmail.com

0896-7897-8655